Cerita, Tulisan Bebas, dan Refleksi

Penting Gak Sih Bisnis Plan ?

ilustrasi gambar dari startupnation.com

Saat ini, banyak sekali orang yang memutuskan untuk membuka usahanya sendiri. Era teknologi digital menyediakan kemudahan untuk memulai dan mendaftarkan suatu usaha, terutama yang berbasis bisnis online.

Pada tulisan ini, saya ingin membahas tentang penting atau tidak bisnis plan menurut pengalaman saya sendiri.

Pertama kali memulai bisnis, saya diminta untuk menyusun bisnis plan. Kemudian saya mencari di internet tentang bagaimana menyusun sebuah bisnis plan.  Saya ketik kata kunci di google, dalam sekejap beberapa artikel pun sudah bisa aku temukan.

Namun seperti pada orang awam pada umumnya yang buta dunia bisnis. Format bisnis ada, tetapi kita tetap kesulitan menuliskan rencana kita ke dalam bisnis plan. Kenapa demikian ?

Semuanya tanpa pengetahuan pada bidang bisnis yang akan digeluti. Saya tak tahu dan tidak mengerti sama sekali seluk beluk bisnis. Jadinya aku mau menuliskan apa di bisnis plan adalah blank. Benar-benar tak ada ide untuk dituliskan.

Saya kemudian mencari artikel lain tentang langkah-langkah memulai usaha. Setelah sekian hari berselancar di internet, saya menemukan sebuah cerita pengalaman seseorang dalam membangun bisnisnya hingga sukses.

Dari hasil penelusuran saya, bisnis plan ini menjadi penting saat digunakan sebagai sarana komunikasi saat kita ingin mengajukan permohonan dana kepada investor.

Syaratnya,kita harus sudah finish dan mengerti tentang operasional yang perlu dilakukan dalam bisnis yang diajukan. Design atau konsep bisnis yang akan kita jalankan sudah harus jelas.

Untuk urusan usaha yang saya jalankan pertama kali. Saya memilih jalan berbeda. Saya tidak membuat bisnis plan karena kita semuanya berangkat dari nol besar dan tak punya pengalaman dalam sektor usaha yang akan dilakukan.

Sehingga yang harus dialami adalah belajar pemasaran. Belajar menjual. Belajar berdagang. Serta belajar percaya diri untuk menawarkan produk baik berupa barang atau gagasan.

Belum saat nya membuat bisnis plan, karena saya masih belajar cara berdagang yang benar. Tidak ada pengetahuan sama sekali tentang perilaku konsumen seperti apa, tren pasar seperti apa, kemampuan manajemen keuangan juga belum punya.

Mentor pun juga tidak ada. Apalagi yang bisa aku lakukan selain keberanian untuk mencoba ?

Nanti, jika saya sudah mengerti seluk bisnis pada sector yang saya geluti ini, barulah saya bisa menyusun bisnis yang lebih terencana.

Pada intinya, saat masih belajar tentang bisnis,

…lakukan saja dulu (just do it), sambil terus berbenah dalam proses berjalannya usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: